Fahmi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berkomitmen untuk terus melakukan inventarisasi, pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, serta pembinaan terhadap berbagai Objek Pemajuan Kebudayaan di daerah.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menjadikan kebudayaan sebagai salah satu modal utama dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan.
“Kebudayaan merupakan identitas dan jati diri masyarakat. Di sisi lain, kekayaan budaya juga memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena itu, pelestarian budaya harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap keberhasilan penetapan tiga Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menggali, mendokumentasikan, serta mengusulkan berbagai kekayaan budaya lainnya yang ada di Wonosobo.
Dengan demikian, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam berbagai tradisi dan kearifan lokal di Kabupaten Wonosobo tidak hanya tetap lestari, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian penting dari identitas dan kebanggaan daerah.
Editor : A. Nandar











