Sekdes Butuh Kidul Diduga Aniaya Perangkat Desa, Dana Bankeu Ratusan Juta Jadi Sorotan

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video warga yang sedang berkerumun di depan Kantor Desa Butuh setelah terjadi keributan.

i

Tangkapan layar video warga yang sedang berkerumun di depan Kantor Desa Butuh setelah terjadi keributan.

WONOSOBO – Suasana di Desa Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, memanas setelah insiden dugaan penganiayaan yang melibatkan Sekretaris Desa (Sekdes) dengan salah satu perangkat desa.

Peristiwa itu diduga berkaitan dengan persoalan pencairan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah untuk pembangunan infrastruktur desa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 23 Desember 2025, di Balai Desa Butuh Kidul. Informasi ini dibenarkan oleh Penjabat (PJ) Kepala Desa Butuh Kidul, Mugiono, saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut Mugiono, kasus bermula dari keterlambatan pembayaran material dan upah pekerja proyek pembangunan senderan serta betonisasi jalan desa yang bersumber dari dana Bankeu provinsi. Dalam proyek tersebut, Kaur Umum berinisal KF ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan.

Karena dana belum disalurkan, PJ Kades mempertemukan Sekdes dengan KF pada Senin, 22 Desember 2025, guna membahas pencairan anggaran. Saat itu, Sekdes menyatakan siap mencairkan dana dimaksud dalam waktu dekat. Namun hingga dua hari berlalu, uang tersebut belum juga diserahkan.

Baca Juga:  Tinjau Natal 2025, Bupati Afif Jamin Perayaan Berjalan Aman

Pada Rabu malam, Sekdes kemudian mengirimkan foto setumpuk uang tunai kepada KF melalui pesan WhatsApp sebagai bukti bahwa dana sudah tersedia. Setelah salat Isya, KF mendatangi balai desa untuk memastikan pencairan.

Namun, situasi tiba-tiba berubah tegang ketika Sekdes diduga memukul KF menggunakan pecahan keramik hingga kepala korban mengalami luka dan mengeluarkan darah.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru