12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 200 bibit pohon damar kembali disiapkan untuk ditanam di kawasan Dusun Cengklok, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar.

i

Sebanyak 200 bibit pohon damar kembali disiapkan untuk ditanam di kawasan Dusun Cengklok, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar.

WONOSOBO, DiengPost.com – Upaya konservasi di kawasan Jalur Lingkar Simbing (Jalisu) terus diperkuat. Sebanyak 200 bibit pohon damar kembali disiapkan untuk ditanam di kawasan Dusun Cengklok, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar.

Program penghijauan itu digelar Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Bagian Perekonomian Setda Wonosobo bersama Komunitas Tanpa Nama, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB), BPDAS Serayu Opak Progo, Forkopimcam Kalikajar, dan pegiat lingkungan, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga:  Kasus Bullying Pelajar di Kejajar Diselesaikan Lewat Diversi, 7 ABH Dikembalikan ke Orang Tua

Penanaman dilakukan di sepanjang kawasan Jalisu yang kini berkembang sebagai jalur strategis penunjang ekonomi warga sekaligus akses wisata alam pegunungan.

Pada tahap awal, dilakukan penanaman simbolis sebanyak 25 pohon. Sementara ratusan bibit lainnya akan ditanam bertahap saat musim tanam pada Oktober hingga Maret mendatang.

Camat Kalikajar, Hermawan Animoro mengatakan pembangunan jalan baru harus dibarengi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga:  Tragis! Pemotor Tewas dalam Tabrakan Maut di Jalur Wonosobo - Kertek

“Jalan baru ini diharapkan menjadi salah satu pendongkrak perekonomian masyarakat sekitar karena mempermudah distribusi hasil pertanian dan akses warga. Jangan sampai dengan adanya pembukaan jalan Jalisu ini justru merusak lingkungan. Karena itu, kelestarian alam di sekitarnya harus tetap dijaga,” ujarnya.

Menurut Hermawan, vegetasi di sepanjang Jalisu memiliki fungsi penting untuk menjaga struktur tanah sekaligus mengurangi risiko longsor di titik rawan.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru