12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Tiga Budaya Wonosobo Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2026, Total Kini Capai 12 Karya Budaya

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia menegaskan, penetapan Warisan Budaya Takbenda bukan sekadar bentuk pengakuan administratif dari pemerintah pusat, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan terhadap nilai-nilai budaya yang hidup, dipraktikkan, dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

“Warisan budaya tidak hanya berbentuk benda atau bangunan bersejarah, tetapi juga mencakup tradisi, seni pertunjukan, pengetahuan tradisional, adat istiadat, serta praktik budaya yang menjadi identitas suatu daerah. Pengakuan ini harus menjadi motivasi bagi kita untuk terus merawat dan mengembangkannya,” katanya.

Baca Juga:  Hari Kartini, Perempuan Sigedang Tanam Ribuan Pohon Jaga Hulu Serayu

Dengan penambahan tiga karya budaya tersebut, hingga tahun 2026 Kabupaten Wonosobo telah memiliki 12 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang ditetapkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Sebelumnya, Wonosobo telah memiliki sembilan WBTb, yakni Ruwatan Rambut Gimbal yang ditetapkan pada 2016, Hak-hakan pada 2018, Tari Topeng Lengger dan Bundengan pada 2020, Wayang Othok Obrol pada 2021, Tempe Kemul Wonosobo pada 2022, serta Mie Ongklok, Tradisi Ambeng Desa Tieng, dan Wayang Kedu Gagrak Wonosaban pada 2025.

Baca Juga:  Hari Kedua Operasi, Petugas Tertibkan Kabel FO Semrawut di Wonosobo

Adapun tiga karya budaya yang baru ditetapkan pada tahun ini adalah Balon Tradisional Wonosobo, Bucu Pendem Wadaslintang, dan Topeng Wonosaban.

Penetapan tersebut semakin memperkuat posisi Wonosobo sebagai salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki kekayaan budaya yang beragam dan masih hidup di tengah masyarakat.

Berbagai tradisi, seni pertunjukan, hingga kuliner khas yang telah diakui secara nasional menjadi bukti bahwa budaya lokal Wonosobo memiliki nilai penting dan layak untuk terus dilestarikan.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru