Hari Kedua Operasi, Petugas Tertibkan Kabel FO Semrawut di Wonosobo

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menertibkan sejumlah kabel fiber optik milik provider yang belum mengantongi izin resmi di wilayah Wonosobo.

i

Petugas menertibkan sejumlah kabel fiber optik milik provider yang belum mengantongi izin resmi di wilayah Wonosobo.

WONOSOBO – Operasi penertiban jaringan internet di Wonosobo memasuki babak lebih keras. Pada hari kedua pelaksanaan, petugas kembali melakukan tindakan tegas dengan memotong sejumlah kabel fiber optik milik provider yang belum mengantongi izin resmi.

Penertiban ini dilakukan untuk memastikan penataan infrastruktur telekomunikasi berjalan sesuai aturan, terutama terhadap jaringan yang dipasang tidak sesuai titik maupun tidak terdaftar. Dua provider yang masuk jadwal pembinaan juga ikut ditindak hari ini, yakni PT Taksa dan MyRepublic.

Baca Juga:  KP2MI Gandeng ACE Japan dan LPK Bina Mandiri, Buka Peluang Kerja 'Zero Budget' bagi Welder Asal Wonosobo

Kepala Bidang Bina Program, Dani Ardiansyah, menuturkan bahwa penindakan di hari kedua berjalan lebih efektif. PT Taksa juga langsung menuntaskan perizinan dan menerima penandaan sebagai provider legal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kita lakukan hari ini, pertama menyelesaikan perizinan PT Taksa, dan kedua menertibkan MyRepublic. Dua ISP ini masuk jadwal pembinaan,” ujar Dani, Selasa (2/12/25).

Dani menjelaskan, pemotongan kabel dilakukan pada jalur-jalur yang tidak masuk data resmi serta pemasangan yang melanggar ketentuan titik. Langkah ini merupakan bagian dari SOP pembinaan yang telah disusun selama dua tahun dan kini mulai ditegakkan di lapangan.

Baca Juga:  Viral Loket Tutup dan Dikeluhkan Pelanggan, PLN Wonosobo Angkat Bicara

Selain izin, Pemkab juga memprioritaskan penertiban kabel-kabel yang dipasang sembarangan dan membuat ruang publik terlihat semrawut. Jaringan yang melintas di tiang tidak berizin atau menyalahi aturan tiang bersama langsung dipotong di lokasi.

“Kabel-kabel ini sudah terlalu marak dan tidak teratur. Penertiban harus ditegakkan agar penataan kota lebih rapi,” tegas Dani.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan
Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap
Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng
PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir
Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden
Hemat Energi! Belasan Keluarga di Wonosobo Gunakan Sumber Energi Mandiri Sejak 1955
Hidupkan Sektor Wisata, Wisata Bukit Sembrani Watumalang Siap Jadi Magnet Baru
Bantah Isu Ilegal, Kuasa Hukum Sebut Legalitas Musda Golkar Wonosobo Manifestasi Instruksi Partai

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pelayanan Dinilai Transparan dan Akuntabel, Imigrasi Wonosobo Dapat Penghargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:07 WIB

Cegah Longsor di Jalur Baru Jalisu, Ratusan Pohon Damar Ditanam Bertahap

Senin, 18 Mei 2026 - 15:59 WIB

Rampung Musda, Susunan Kepengurusan Golkar Wonosobo Resmi Diserahkan ke DPD I Jateng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:39 WIB

PDAM Tirta Aji Wonosobo Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Air Sejak 4 Tahun Terakhir

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB

Jelang Idul Adha, Sapi 1 Ton Asal Kalikajar Dipilih Jadi Kurban Presiden

Berita Terbaru