Desa Butuh menghasilkan dua jenis kopi utama, yakni arabika dan robusta, yang masing-masing memiliki karakter rasa khas pegunungan.
“Potensi kopi di Desa Butuh sangat besar. Tanah dan iklim di lereng Sumbing sangat mendukung untuk menghasilkan kopi berkualitas. Karena itu, kami terus berupaya menjaga mutu mulai dari budidaya hingga pascapanen,” katanya.
Selain menyediakan aneka produk olahan kopi, Butuh Kopi Wonosobo juga menjual tembakau jenis tualo yang banyak diminati para penikmat rokok lintingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Sukirno, keberhasilan meraih berbagai penghargaan bukanlah tujuan akhir. Ia berharap kopi dari Desa Butuh semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin kopi dari Desa Butuh tidak hanya menjadi kebanggaan Wonosobo, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi para petani dan menjadi identitas desa yang terus berkembang,” pungkasnya.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











