WONOSOBO – Gangguan aliran air bersih selama tiga hari di wilayah Cabang Selomerto akhirnya terungkap penyebab utamanya. Kerusakan mendadak pada pompa utama terjadi sesaat setelah Tirta Aji menyelesaikan penyambungan pipa baru di jalur transmisi Mangli, Minggu (23/11/2025). Kerusakan ini membuat suplai air ke pelanggan terhenti lebih lama dari estimasi awal.
Penyambungan pipa berdiameter 250 mm sepanjang 500 meter itu merupakan bagian dari program peremajaan jaringan. Hujan lebat menyebabkan pekerjaan molor dua kali lipat dari rencana, sementara proses pengaliran ulang membutuhkan bantuan pompa karena beda elevasi yang minim. Ketika valve dibuka dan flushing dilakukan, alarm pompa justru berbunyi dan menampilkan tekanan 0 bar.
“Kerusakan pompa terjadi tepat ketika suplai hendak kami alirkan kembali. Tim langsung melakukan diagnosa dan perbaikan pada Selasa, dan pompa bisa beroperasi lagi pada sore hari. Alhamdulillah, aliran pelanggan normal kembali pada malam harinya,” ujar Direktur Utama Tirta Aji, Muchammad Sjahid, Kamis (27/11/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama gangguan berlangsung, Tirta Aji mengerahkan layanan dropping air ke wilayah terdampak. Operasi darurat ini melibatkan PDAM Banjarnegara, BPBD Wonosobo, dan Damkar Wonosobo di bawah koordinasi penuh Tirta Aji.
Perusahaan juga menambah teknisi di lapangan serta mengatur prioritas distribusi untuk wilayah paling membutuhkan dan fasilitas publik vital.
“Yang membanggakan, warga Kalierang dan Wonorejo sangat kooperatif. Mereka tidak mengeluh berlebihan, hanya menanyakan progres dan bahkan mendoakan tim kami agar tetap sehat dan kuat,” kata Sjahid.
Tirta Aji turut mengapresiasi pemerintah Desa Kalierang yang sigap membantu sosialisasi ke warga sehingga situasi tetap kondusif. Perusahaan memastikan akan memperkuat mitigasi risiko dan mempercepat respons teknis untuk mencegah gangguan serupa di masa depan.
Editor : A. Nandar

















