Wonosobo Mulai Evaluasi Pelayanan Publik 2026, Libatkan 181 Unit Layanan

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat membuka acara kick off PEKPP Wonosobo di pendopo Kabupaten.

i

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat membuka acara kick off PEKPP Wonosobo di pendopo Kabupaten.

‎Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan dan kemudahan layanan, tetapi juga kepastian prosedur, kejelasan standar pelayanan, serta kemampuan penyelenggara dalam merespons kebutuhan dan pengaduan masyarakat secara adil dan transparan.

‎“PEKPPP menjadi instrumen strategis untuk mengukur sejauh mana penyelenggara pelayanan publik telah menerapkan prinsip-prinsip pelayanan yang berkualitas sekaligus mendorong perbaikan secara berkelanjutan,” jelas Zulfa.

‎Ia menambahkan, pelaksanaan PEKPPP Tahun 2026 bertujuan memperoleh gambaran objektif mengenai kualitas pelayanan publik, mendapatkan nilai Indeks Pelayanan Publik sebagai dasar peningkatan layanan, memberikan penghargaan kepada unit pelayanan berprestasi, serta melakukan pemeringkatan kinerja pelayanan publik secara berkala.

‎Pada tahun ini, evaluasi akan mencakup 181 Organisasi Penyelenggara Pelayanan yang terdiri atas perangkat daerah, unit pelayanan, serta 141 satuan pendidikan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Selain itu, sekitar 400 responden layanan akan dilibatkan secara daring dalam proses pengumpulan data dan penilaian.

‎Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo juga memberikan apresiasi kepada sejumlah unit pelayanan yang berhasil meraih penghargaan dalam Penilaian Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman Republik Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, SD Negeri 5 Wonosobo, serta RSUD KRT Setjonegoro.

Baca Juga:  Pemkab Wonosobo Belum Pastikan THR ASN 2026, Masih Menunggu Regulasi Pemerintah Pusat

‎Kick off PEKPPP 2026 kemudian dilanjutkan dengan pemaparan kebijakan pelaksanaan evaluasi dan bimbingan teknis terkait instrumen penilaian yang akan digunakan selama proses evaluasi berlangsung.

Melalui pelaksanaan PEKPPP 2026, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap seluruh Organisasi Penyelenggara Pelayanan mampu memperkuat budaya kerja yang profesional, responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sehingga transformasi pelayanan publik dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Wonosobo Resmi Berjalan, Ribuan Petugas Sisir Pelaku Usaha Door to Door
Razia Rokok Ilegal, Tim Gabungan Wonosobo Sasar Warung Kelontong di Sapuran
Tak Pernah Utang Tapi Ditagih Rp 3 Miliar, Lansia Wonosobo Ini Diduga Jadi Korban Rekayasa Kredit Perbankan
Bus Putra Perdana Terbakar Hebat di Selomerto, Tidak Ada Korban Jiwa
Ratusan Keris Sepuh Dipamerkan di Wonosobo
Mencekam! Ular Sanca Empat Meter Bersembunyi di Plafon Dapur Rumah Warga Leksono
Kunjungi Markas Kodim, Puluhan Siswa Ikuti Edukasi Wawasan Kebangsaan Anak SD
Sabet Juara Turnamen Mobile Legends Kapolres, ROWLAST 12 Melaju ke Tingkat Polda

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Wonosobo Resmi Berjalan, Ribuan Petugas Sisir Pelaku Usaha Door to Door

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:54 WIB

Razia Rokok Ilegal, Tim Gabungan Wonosobo Sasar Warung Kelontong di Sapuran

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:50 WIB

Tak Pernah Utang Tapi Ditagih Rp 3 Miliar, Lansia Wonosobo Ini Diduga Jadi Korban Rekayasa Kredit Perbankan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:31 WIB

Bus Putra Perdana Terbakar Hebat di Selomerto, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:26 WIB

Wonosobo Mulai Evaluasi Pelayanan Publik 2026, Libatkan 181 Unit Layanan

Berita Terbaru