Tak Pernah Utang Tapi Ditagih Rp 3 Miliar, Lansia Wonosobo Ini Diduga Jadi Korban Rekayasa Kredit Perbankan

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mien Sri Wahyuni, perempuan berusia 74 yang diduga menjadi korban kredit fiktif.

i

Mien Sri Wahyuni, perempuan berusia 74 yang diduga menjadi korban kredit fiktif.

WONOSOBO, DiengPost.com – Nasib malang menimpa seorang nenek lanjut usia di Kabupaten Wonosobo yang harus menghadapi kenyataan pahit di masa tuanya.

Tanpa pernah menikmati uang sepeser pun, ia mendadak menanggung beban utang fiktif dalam jumlah fantastis setelah diduga menjadi korban rekayasa kredit perbankan.

Mien Sri Wahyuni, perempuan berusia 74 tahun yang akrab dengan sapaan Bu Mien, kini hidup dalam trauma mendalam. Pasalnya, ia mendadak menghadapi tagihan bernilai miliaran rupiah setelah pihak bank mengirimkan surat penagihan sanksi macet ke rumahnya.

Nenek ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah meminjam uang atau menjaminkan sertifikat tanahnya ke lembaga keuangan. Sementara itu, ia baru mengetahui adanya manipulasi data tersebut.

Mengaku Tidak Punya Rekening dan Buku Tabungan

Bu Mien menyampaikan jeritan hatinya di hadapan para jurnalis lokal. Ia menyebut dirinya sebagai orang kecil yang buta akan urusan administrasi perbankan modern saat ini.

Baca Juga:  Pemkab Wonosobo Ultimatum ISP Nakal, Ancam Cabut Tiang FO Jika Tetap Bandel

“Saya itu tidak tahu apa-apa, Pak. Rekening bank tidak punya, ATM tidak punya, buku tabungan juga tidak punya,” ujar Bu Mien.

Petaka mulai terendus ketika surat peringatan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) tiba di kediamannya. Surat tersebut menyatakan bahwa sang nenek memiliki tunggakan pinjaman bernilai jumbo yang berjalan tanpa sepengetahuannya.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Wonosobo Resmi Berjalan, Ribuan Petugas Sisir Pelaku Usaha Door to Door
Razia Rokok Ilegal, Tim Gabungan Wonosobo Sasar Warung Kelontong di Sapuran
Bus Putra Perdana Terbakar Hebat di Selomerto, Tidak Ada Korban Jiwa
Wonosobo Mulai Evaluasi Pelayanan Publik 2026, Libatkan 181 Unit Layanan
Ratusan Keris Sepuh Dipamerkan di Wonosobo
Mencekam! Ular Sanca Empat Meter Bersembunyi di Plafon Dapur Rumah Warga Leksono
Kunjungi Markas Kodim, Puluhan Siswa Ikuti Edukasi Wawasan Kebangsaan Anak SD
Sabet Juara Turnamen Mobile Legends Kapolres, ROWLAST 12 Melaju ke Tingkat Polda

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Wonosobo Resmi Berjalan, Ribuan Petugas Sisir Pelaku Usaha Door to Door

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:54 WIB

Razia Rokok Ilegal, Tim Gabungan Wonosobo Sasar Warung Kelontong di Sapuran

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:50 WIB

Tak Pernah Utang Tapi Ditagih Rp 3 Miliar, Lansia Wonosobo Ini Diduga Jadi Korban Rekayasa Kredit Perbankan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:31 WIB

Bus Putra Perdana Terbakar Hebat di Selomerto, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:26 WIB

Wonosobo Mulai Evaluasi Pelayanan Publik 2026, Libatkan 181 Unit Layanan

Berita Terbaru