Korban Tenggelam Waduk Wadaslintang Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan saat mencari korban tenggelam di Waduk Wadaslintang, Wonosobo.

i

Petugas gabungan saat mencari korban tenggelam di Waduk Wadaslintang, Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Korban tenggelam Waduk Wadaslintang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Korban bernama Agus Waluyo (36), warga Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno mengatakan, bahwa korban tenggelam Waduk Wadaslintang ditemukan pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Penemuan korban terjadi di area waduk setelah tim melakukan penyisiran dan penyelaman lanjutan berdasarkan hasil pemantauan alat pendeteksi bawah air.

Baca Juga:  UMK Wonosobo 2026 Naik 6,76 Persen, Usulan Dikirim ke Pemprov

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area waduk setelah operasi pencarian hari ketiga,” ujar Sabarno saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa korban tenggelam Waduk Wadaslintang bermula pada Senin (12/1/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, korban tengah mengambil dorongan ikan di karamba Waduk Wadaslintang, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang.

Ketika melepaskan ikatan perahu, perahu korban terseret angin. Korban sempat berenang mengejar perahu yang menjauh dari sisi keramba. Namun, derasnya arus waduk membuat korban kelelahan hingga akhirnya tenggelam.

Baca Juga:  Siap Amankan Nataru, Polres Wonosobo Pastikan Anggota Bebas Pelanggaran dan Narkoba

Sejak kejadian tersebut, korban tenggelam Waduk Wadaslintang dinyatakan hilang dan langsung dilakukan operasi pencarian.

Pada hari pertama pencarian, tim SAR gabungan melakukan koordinasi lintas instansi dan menyisir area radius 400 meter dari lokasi kejadian menggunakan dua perahu LCR, disertai penyelaman sejauh 30 meter dari titik terakhir korban terlihat.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JATUBU Gelar Buka Bersama Lintas Lembaga, Santuni 100 Anak Yatim
Rencana 2024 Tertunda, Mugi Sugeng: Jalan Kalibeber-Deroduwur Wonosobo Diproyeksikan Diperbaiki 2027
Implementasi MBG Dinilai Belum Ideal, Abdullah Dorong Pengawasan Lebih Ketat
Puluhan Warga Gelar Aksi Simbolik di Jalan Rusak Kalibeber-Deroduwur Wonosobo
Festival Balon Udara Mudik Lebaran Wonosobo 2026 Digelar di 23 Lokasi, Puncak Acara 29 Maret
SOBOPEDIA Didorong Jadi Pintu Utama Layanan Informasi Publik Wonosobo
Aturan Balon Udara Lebaran di Wonosobo, Wajib Ditambatkan dan Tanpa Mercon
Solidaritas untuk Arianto Tawakal, Mahasiswa dan Komunitas di Wonosobo Gelar Aksi Damai dan Pasar Gratis

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:46 WIB

JATUBU Gelar Buka Bersama Lintas Lembaga, Santuni 100 Anak Yatim

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:38 WIB

Rencana 2024 Tertunda, Mugi Sugeng: Jalan Kalibeber-Deroduwur Wonosobo Diproyeksikan Diperbaiki 2027

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:33 WIB

Implementasi MBG Dinilai Belum Ideal, Abdullah Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13 WIB

Puluhan Warga Gelar Aksi Simbolik di Jalan Rusak Kalibeber-Deroduwur Wonosobo

Sabtu, 28 Februari 2026 - 06:49 WIB

Festival Balon Udara Mudik Lebaran Wonosobo 2026 Digelar di 23 Lokasi, Puncak Acara 29 Maret

Berita Terbaru