Memasuki hari kedua, pencarian korban tenggelam Waduk Wadaslintang diperluas hingga radius 800 meter. Tim juga melakukan penyelaman di titik yang diduga sebagai lokasi korban dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Pada hari ketiga, tim SAR melakukan penyisiran di tepian waduk, area karamba, serta menggunakan metode gelombang dan alat Aqua Eye untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah air. Hasilnya, korban tenggelam Waduk Wadaslintang berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Operasi pencarian korban tenggelam Waduk Wadaslintang melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos SAR Wonosobo, BPBD Wonosobo, Polsek dan Koramil Wadaslintang, Dishub Wonosobo, SAR Kecamatan Wadaslintang, MDMC, Bagana, Baznas, RPB Wadaslintang, pemerintah desa, serta warga sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BPBD Wonosobo mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan waduk, terutama pada malam hari dan saat kondisi angin serta arus tidak stabil, guna mencegah kejadian serupa seperti korban tenggelam Waduk Wadaslintang terulang kembali.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















