Menko Zulhas Fokuskan Penanganan Sampah di 24 Kota Tuntas Tahun 2028

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Dialog Masyarakat Sipil untuk Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kabupaten Wonosobo, pada Minggu (12/7/2026).

i

Acara Dialog Masyarakat Sipil untuk Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kabupaten Wonosobo, pada Minggu (12/7/2026).

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah pusat kini menetapkan target ambisius terkait penanganan sampah di 24 kota prioritas nasional agar dapat selesai sepenuhnya pada tahun 2028. Target strategis tersebut bakal dibarengi dengan langkah penyederhanaan regulasi secara menyeluruh.

Hal ini dilakukan agar pembangunan berbagai fasilitas pengelolaan limbah tidak lagi terhambat oleh prosedur perizinan yang panjang.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dirinya berbicara usai menghadiri Dialog Masyarakat Sipil untuk Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan. Acara penting ini bertempat di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kabupaten Wonosobo, pada Minggu (12/7/2026).

“Sekarang kita perbaiki dulu regulasinya, aturannya,” kata Zulkifli Hasan saat menjelaskan langkah awal pemerintah.

Menurut pria yang akrab disapa Zulhas tersebut, penanganan limbah di tanah air berjalan lambat selama bertahun-tahun. Hal itu terjadi lantaran prosesnya kerap terbentur oleh tumpang tindih aturan.

Baca Juga:  Bupati Wonosobo Imbau Masyarakat Rayakan Idul Fitri Tanpa Petasan

Dampaknya, pembangunan fasilitas pengelolaan di lokasi pembuangan terbuka atau open dumping menjadi sangat sulit terealisasi.

Zulhas membeberkan fakta bahwa selama 11 tahun terakhir, hanya ada dua izin pengelolaan yang berhasil terbit. Izin tersebut ditujukan untuk lokasi open dumping dengan kapasitas jumbo di atas 1.000 ton. Mirisnya, dari dua izin yang keluar, hanya ada satu proyek yang akhirnya benar-benar bisa beroperasi secara aktif.

Penulis : Anang Bayu

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru