Hari Jadi Ke-201 Wonosobo Dimulai, Panji dan Pusaka Dik irab ke 15 Kecamatan dan 265 Desa

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi serah terima Panji sebagai tanda dimulainya peringatan Hari Jadi Kabupate  Wonosobo.

i

Prosesi serah terima Panji sebagai tanda dimulainya peringatan Hari Jadi Kabupate Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi mengawali rangkaian Peringatan Hari Jadi Ke-201 Kabupaten Wonosobo melalui Prosesi Pasrah Tampi Panji Miwah Pusaka Pagetan Ambal Warsa Kaping-201 di Halaman Pendopo Bupati Wonosobo, Kamis (2/7/2026).

Prosesi yang sarat nilai sejarah dan budaya tersebut menjadi penanda dimulainya Kirab Panji dan Pusaka ke seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo sebagai upaya memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Pada tahun ini, prosesi kirab diawali dengan penyerahan panji kepada Kecamatan Watumalang dan selanjutnya dilakukan secara estafet ke 14 kecamatan lainnya hingga menjangkau seluruh 265 desa di Kabupaten Wonosobo.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, mengatakan Pasrah Tampi Panji bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan sejarah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.

“Serah terima Panji menjadi rangkaian pembuka Hari Jadi Kabupaten Wonosobo yang mengandung nilai sejarah, budaya, sekaligus kebersamaan kita sebagai masyarakat Wonosobo,” ujar Afif dalam sambutannya.

Baca Juga:  Jeep Wisata Tabrak Pemotor di Garung, Warga Pasang Banner Ancam Sopir Ugal-ugalan ‎

Menurutnya, Kirab Panji dan Pusaka memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar perpindahan simbol daerah. Prosesi tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga nilai-nilai luhur warisan para pendahulu agar tetap hidup dan menjadi pijakan dalam pembangunan di masa kini maupun masa mendatang.

Empat panji yang dikirab, yakni Sang Saka Dwi Warna, Catragung Pangayom, Tombak Karawelang Katentreman, dan Panji Gegunungan Praja, merupakan satu kesatuan simbol yang mencerminkan sinergi seluruh unsur penyelenggara pemerintahan dan masyarakat.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru