Di dalam simbol tersebut terkandung pesan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Pembangunan membutuhkan kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, DPRD, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
“Panji yang kita tampi hari ini adalah amanah bersama. Ia mengingatkan bahwa setiap langkah pembangunan harus selalu berpijak pada nilai persatuan, dijaga dengan semangat pengabdian, serta diarahkan untuk menghadirkan ketenteraman dan kemuliaan bagi masyarakat Wonosobo,” katanya.
Memasuki usia ke-201 tahun, Bupati mengajak seluruh masyarakat memaknai Hari Jadi sebagai titik penguatan untuk melanjutkan pembangunan daerah dengan optimisme, tanggung jawab, dan kebersamaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut selaras dengan tema Hari Jadi Ke-201 Kabupaten Wonosobo, yakni ‘Nyawiji Makarti, Wonosobo Loh Jinawi’.
Menurut Afif, tema tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat diwujudkan melalui persatuan, sinergi, dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Semangat itu juga menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi sebagai fondasi kehidupan masyarakat di masa depan.
Ia menegaskan, Kirab Panji ke seluruh kecamatan dan desa merupakan simbol bahwa Hari Jadi Kabupaten Wonosobo bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Wonosobo.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya











