Materi wirausaha juga terintegrasi dalam pembelajaran harian di pesantren. Pendidikan ekonomi diberikan melalui kajian Ta’limul Aghnia dan Kaifa Takunu Ghoniyyan.
Gus Maksum berharap latihan jadi entrepreneur ini menjadi bekal santri di masa depan. Santri diharapkan makin meyakini kualitas produk buatan mereka sendiri.
“Yang perlu ditonjolkan bagi santri itu sebenarnya bagaimana mereka yakin produk mereka bisa dikenal luas,” pungkasnya.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar







