Swasembada Pangan Jadi Kunci Kesejahteraan Desa

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Halaqah Ulama Jawa Tengah bertema Kemandirian Ekonomi Umat di Pendopo Bupati Wonosobo, Minggu (12/7/2026).

i

Acara Halaqah Ulama Jawa Tengah bertema Kemandirian Ekonomi Umat di Pendopo Bupati Wonosobo, Minggu (12/7/2026).

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah terus mempercepat langkah menuju swasembada pangan nasional dengan menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat menghadiri Halaqah Ulama Jawa Tengah bertema Kemandirian Ekonomi Umat di Pendopo Bupati Wonosobo, Minggu (12/7/2026).

Dalam forum yang dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, pengurus pondok pesantren, serta sejumlah pemangku kepentingan itu, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah menjadikan swasembada pangan sebagai salah satu agenda prioritas nasional. Kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan pangan Indonesia, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga:  Java Balloon Attraction Warnai Hari Jadi Wonosobo

Menurutnya, selama kebutuhan pangan nasional masih dipenuhi melalui impor, manfaat ekonomi justru lebih banyak dirasakan oleh petani di negara lain. Sebaliknya, apabila Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, maka nilai ekonomi akan kembali kepada petani dalam negeri melalui peningkatan produksi, pendapatan, dan kesempatan kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau impor menguntungkan petani luar negeri,” kata Zulkifli Hasan di hadapan peserta halaqah.

Ia menjelaskan, swasembada pangan bukan sekadar mengejar kecukupan beras, tetapi menjadi bagian dari strategi besar membangun kemandirian bangsa. Karena itu, pemerintah terus memperkuat berbagai program yang mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, pengembangan infrastruktur pendukung, hingga pemberdayaan masyarakat desa sebagai pelaku utama pembangunan.

Baca Juga:  Tambi Tea Resort Kembangkan Wisata Teh Berbasis Sejarah di Kaki Gunung Sindoro

Selain memperkuat sektor pangan, pemerintah juga mendorong setiap desa mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri. Menurutnya, pembangunan desa harus berjalan secara terpadu dengan mengoptimalkan sumber daya lokal sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Pemerintah mengembangkan usaha agar tiap desa bisa swasembada, baik kebutuhan protein maupun karbohidrat, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah Sesuai AD/ART, Musda XI Golkar Wonosobo Kukuhkan Imam Teguh Jadi Ketua
Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:55 WIB

Sah Sesuai AD/ART, Musda XI Golkar Wonosobo Kukuhkan Imam Teguh Jadi Ketua

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Berita Terbaru