Abdullah Soroti Judi Online dan Kekerasan terhadap Perempuan

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggotw DPR RI, Abdullah saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Wonokromo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (4/7/2026).

i

Anggotw DPR RI, Abdullah saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Wonokromo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (4/7/2026).

WONOSOBO, DiengPost.com – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menyoroti maraknya kasus judi online dan meningkatnya tindak kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di berbagai daerah. Dua persoalan tersebut menjadi perhatian serius Komisi III DPR RI dan akan menjadi fokus pengawasan ke depan.

‎Hal itu disampaikan Abdullah saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Wonokromo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (4/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah kinerja DPR RI, khususnya di Komisi III yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.

‎Menurut Abdullah, salah satu fungsi utama DPR RI adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan hukum dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui fungsi tersebut, DPR berupaya memastikan setiap kasus yang muncul mendapatkan penanganan yang tepat dan berpihak kepada keadilan.

‎”Kami di Komisi III fokus pada berbagai persoalan hukum yang menjadi perhatian publik. Saat ini, yang banyak kami soroti adalah judi online dan tindak kekerasan terhadap perempuan yang belakangan semakin sering terjadi,” ujarnya.

‎Ia mengaku prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan yang mencuat ke publik. Bahkan, ia secara tegas mengutuk setiap bentuk kekerasan dan kejahatan seksual yang menyasar perempuan maupun kelompok rentan lainnya.

‎Abdullah menilai pelaku kekerasan seksual harus mendapat hukuman tegas agar memberikan efek jera dan mencegah kasus serupa terus berulang. Menurutnya, negara tidak boleh memberikan ruang terhadap berbagai bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan dan martabat perempuan.

‎”Saya secara pribadi sangat mengutuk tindakan-tindakan seperti itu. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas. Jangan sampai pelaku terus mengulangi perbuatannya dan korban semakin bertambah,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Pemkab Wonosobo Aktifkan Siaga Lintas Sektor

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru