14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Wonosobo Gelar Grebeg Suran Lintas Agama ke-12, Perkuat Harmoni Keberagaman

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grebeg Suran Lintas Agama dan Budaya ke-12 Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Rabu (01/07/2026).

i

Grebeg Suran Lintas Agama dan Budaya ke-12 Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Rabu (01/07/2026).

Bupati menyebut P3HK sebagai inovasi membanggakan karena menjadi yang pertama di Jawa Tengah, bahkan di Indonesia. Kehadirannya diharapkan memperkuat harmoni mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.

Selain itu, Pemkab Wonosobo mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026. Partisipasi ini dilakukan melalui pengisian e-Survei Indeks Harmoni Indonesia.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonosobo Drs. Agus Kristiono mengatakan, Grebeg Suran Lintas Agama kini berkembang menjadi lebih dari sekadar agenda budaya tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempertebal ketahanan sosial.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Apresiasi Personel Berprestasi dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional

“Kerukunan tidak cukup hanya dipertahankan, tetapi harus terus dibangun melalui ruang-ruang perjumpaan masyarakat. Grebeg Suran menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menjadi energi persatuan, memperkuat kebangsaan, dan membangun kolaborasi lintas agama maupun budaya demi menjaga kondusivitas daerah,” ujar Agus.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Dr. H. Syaiful Mujab mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Grebeg Suran selama 12 tahun. Ia menilai kegiatan ini layak menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

Baca Juga:  Dua Aktivis Ditangkap Paksa di Semarang, PMII Wonosobo Kecam Pembungkaman Gerakan Sipil

“Dua belas tahun kegiatan ini terus berjalan, dan mungkin hanya ada di Wonosobo. Kerukunan yang telah terbangun harus terus kita rawat, terutama kepada generasi muda. Tugas kita ke depan adalah memastikan nilai-nilai toleransi, tradisi, dan budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya.

Sebagai penutup, peserta mengikuti kirab tumpeng dan gunungan yang melibatkan unsur lintas agama, tokoh budaya, dan masyarakat. Kirab ini menjadi simbol ungkapan syukur atas keberkahan alam dan kehidupan masyarakat yang damai di Kabupaten Wonosobo.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru