Viral! Warga Wonosobo Protes Ambulans Desa Dipakai Pribadi Kades, Terungkap Motor Dinas Digadaikan hingga Proyek Mandek

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Marongsari Sapuran melakukan protes dengan menulis keluhannya di dekat Kantor Desa.

i

Warga Desa Marongsari Sapuran melakukan protes dengan menulis keluhannya di dekat Kantor Desa.

WONOSOBO, DiengPost.com – Video aksi protes warga Desa Marongsari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, viral di media sosial. Warga memasang spanduk tuntutan di depan balai desa setelah ambulans desa yang hendak digunakan untuk warga sakit diduga dipakai untuk kepentingan pribadi oleh kepala desa.

Aksi protes tersebut terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026. Dalam video amatir yang beredar, sejumlah warga dan pemuda tampak mendatangi kantor desa sambil memasang poster protes.

Baca Juga:  Tirta Aji Gelar Forum Konsultasi Publik, Bahas Efisiensi Organisasi dan Pembaruan Standar Pelayanan

Permasalahan bermula saat ada warga yang membutuhkan ambulans desa untuk keperluan mendesak. Namun kendaraan inventaris desa itu justru tidak berada di lokasi karena sedang dibawa kepala desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awal mulanya itu dari ambulans desa yang mau digunakan warga, tapi tidak ada di lokasi sejak Jumat sore,” kata Sekdes Marongsari, Danang Arvianto, Senin, 8 Juni 2026.

Warga kemudian menuntut agar ambulans desa selalu siaga di kantor desa agar mudah digunakan masyarakat sewaktu-waktu. Setelah mendapat protes warga, ambulans akhirnya berhasil didatangkan kembali ke kantor desa pada malam itu juga.

Baca Juga:  530 Ribu Wisatawan Kunjungi Wonosobo, Event Festival Mudik Jadi Penggerak dan Putar Uang Rp 4,2 M

Kasus tersebut kemudian melebar ke sejumlah persoalan lain yang menyeret kepala desa. Pemerintah Kecamatan Sapuran mengungkap adanya dugaan penggadaian kendaraan dinas hingga persoalan proyek desa yang belum selesai.

“Memang ada kendaraan dinas berupa CRF dan Verza yang sempat digadaikan, namun sudah dikembalikan,” lanjut Danang.

Penulis : Hamdan A.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonosobo Perkuat Ekonomi Lokal melalui Forum Investasi WIBF 2026
Paska Didemo Warga, Kades Marongsari Sapuran Siap Berhenti Jika Gagal Selesaikan Kewajiban
Rayakan Anniversary Pertama, Paguyuban Driver Pandowo Wonosobo Soroti Potongan Aplikator 20 Persen
Dataran Tinggi Dieng Membeku, Fenomena Embun Upas Muncul dengan Suhu Minus 1 Derajat Celsius
Pemkab Wonosobo Ubah Sistem Pengadaan Satu Pintu, Belanja Kertas Berhasil Dihemat Rp700 Juta
Miris! Anak di Bawah Umur Jadi Otak Pencurian di 8 TKP di Wonosobo, Ditangkap Bersama Rekannya
Baru Keluar dari Nusakambangan, Residivis Narkoba di Wonosobo Ditangkap Lagi karena Edarkan Sabu
Pura-pura Minta Tolong di Jalan Sepi, Kakek Pelaku Begal Payudara Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:53 WIB

Wonosobo Perkuat Ekonomi Lokal melalui Forum Investasi WIBF 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:35 WIB

Paska Didemo Warga, Kades Marongsari Sapuran Siap Berhenti Jika Gagal Selesaikan Kewajiban

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:24 WIB

Rayakan Anniversary Pertama, Paguyuban Driver Pandowo Wonosobo Soroti Potongan Aplikator 20 Persen

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:56 WIB

Dataran Tinggi Dieng Membeku, Fenomena Embun Upas Muncul dengan Suhu Minus 1 Derajat Celsius

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemkab Wonosobo Ubah Sistem Pengadaan Satu Pintu, Belanja Kertas Berhasil Dihemat Rp700 Juta

Berita Terbaru