WONOSOBO, DiengPost.com – Lonjakan wisatawan terjadi di Kabupaten Wonosobo selama libur Lebaran 2026. Total kunjungan tembus 530.150 wisatawan dalam periode 22-29 Maret 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari 529.912 wisatawan nusantara dan 238 wisatawan mancanegara. Angka ini menggabungkan kunjungan ke destinasi wisata dan event yang digelar selama musim mudik.
Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo, Sri Fatonah Werdiyati Ismangil, mengatakan total kunjungan wisatawan selama periode Lebaran mencapai angka signifikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jumlah total kunjungan wisatawan pada libur Lebaran 2026 mencapai 530.150 orang,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Kunjungan ke destinasi wisata (DTW) tercatat sebanyak 225.222 orang. Rinciannya, 225.076 wisatawan nusantara dan 146 wisatawan mancanegara.
Angka tersebut naik sekitar 62 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Kenaikan terjadi hampir di seluruh objek wisata, baik yang dikelola pemerintah daerah maupun pihak lain.
“Terjadi kenaikan pengunjung wisatawan pada DTW yang dihitung dari seluruh objek wisata, baik yang dikelola pemda maupun di luar pemda,” jelas Fatonah.
Sementara itu, kunjungan melalui event tercatat lebih tinggi. Total pengunjung event mencapai 304.928 orang.
Dari jumlah tersebut, 304.836 merupakan wisatawan nusantara dan 92 wisatawan mancanegara. Angka ini naik sekitar 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Terjadi kenaikan kunjungan wisatawan pada Festival Mudik Wonosobo 2026 yang didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat dan promosi masif,” katanya.
Selain itu, pelaksanaan event di 23 titik turut memperluas jangkauan wisatawan. Distribusi lokasi membuat kunjungan lebih merata di berbagai wilayah.
Namun, jumlah wisatawan mancanegara justru mengalami penurunan. Kondisi ini dipengaruhi faktor eksternal seperti geopolitik global hingga ketidakpastian perjalanan internasional.
“Jumlah wisatawan mancanegara mengalami penurunan akibat kondisi geopolitik global, ketidakpastian kebijakan perjalanan internasional, serta fluktuasi ekonomi global,” ujarnya.
Dari sisi ekonomi, event Festival Mudik Wonosobo 2026 mencatat perputaran uang sekitar Rp 4,2 miliar selama periode 22-29 Maret 2026. Angka ini menjadi indikator kuat dampak langsung sektor pariwisata terhadap ekonomi daerah.
Editor : A. Nandar

















