WONOSOBO – Kebocoran gas memicu insiden kebakaran yang melukai lima orang di Dusun Sabrang Kedol RT 03 RW 02 Desa Tempursari, Kecamatan Sapuran, Rabu (3/12/2025). Kejadian berlangsung saat hajatan digelar di rumah Wasdiyar, dengan bagian dapur menjadi titik terdampak. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta dan aset terselamatkan sekitar Rp500 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto menyebut Tim Damkar Wonosobo menerima laporan dari Polsek Sapuran dan langsung menuju lokasi. Saat petugas tiba, api sudah padam.
“Pada pukul 15.20 WIB, hari Rabu, tanggal 3 Desember 2025, telah terjadi insiden di Dusun Sabrang Kedol RT 03 RW 02 Desa Tempursari Kecamatan Sapuran, di rumah milik Wasdiyar,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban pertama berinisial H (54) mengalami luka 35 persen. Korban kedua I (40) juga mengalami luka 35 persen. Keduanya berasal dari Kampung Asli Permai dan dirujuk ke RSUD. Korban ketiga R.K. (11) mengalami luka 5 persen dan menjalani rawat jalan.
Korban keempat E (55), warga Desa Ngadisalam, mengalami luka 35 persen dan dirujuk ke RSUD. Sementara korban kelima W (71), warga Desa Tempursari, ikut terdampak dalam insiden yang bermula dari kebocoran gas sekitar pukul 15.10 WIB.
“Korban pertama H (54), alamat Kampung Asli Permai Kelurahan Kramatan Kecamatan Wonosobo, mengalami luka 35 persen dan dirujuk ke RSUD,” sebut Sumekto.
Kronologi kejadian bermula dari kebocoran gas yang sempat dimasukkan warga ke dalam kolam. Uap gas kemudian kembali masuk ke dapur yang sedang digunakan memasak, hingga api menyambar dan mengenai lima orang di lokasi tersebut.
“Objek bangunan yang terdampak adalah rumah huni pada bagian dapur, dengan luas area yang terbakar 5×3 meter,” ucap Sumekto.
Ia mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat menggunakan tabung gas, terutama ketika sedang memasak untuk kegiatan besar seperti hajatan. Risiko kebocoran gas dapat meningkat jika jumlah peralatan masak lebih banyak dan aktivitas dapur berlangsung intens.
Editor : A. Nandar

















