Pemkab Wonosobo Ubah Sistem Pengadaan Satu Pintu, Belanja Kertas Berhasil Dihemat Rp700 Juta

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kontrak payung dua tahunan bersama belasan vendor di Ruang Mangoen Kusumo Setda Wonosobo.

i

Penandatanganan kontrak payung dua tahunan bersama belasan vendor di Ruang Mangoen Kusumo Setda Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi mengubah sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) menjadi satu pintu dengan skema kontrak payung dua tahun anggaran. Kebijakan baru ini diklaim mampu memangkas belanja daerah hingga ratusan juta rupiah.

Langkah efisiensi tersebut diawali dari pengadaan kertas HVS untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Wonosobo.

Skema baru itu mulai berjalan setelah penandatanganan kontrak payung dua tahunan bersama belasan vendor di Ruang Mangoen Kusumo Setda Wonosobo, Senin, 8 Juni 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan kebijakan tersebut menjadi strategi konkret pemda dalam merespons arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tata kelola anggaran.

“Sekarang kita jadikan satu pintu. Semua OPD, puskesmas hingga kelurahan wajib membeli dengan satu harga yang sama,” kata Andang.

Baca Juga:  Kodim 0707 dan JATUBU Genjot Reboisasi di Kawasan Rawan Longsor Wonosobo

Selama ini, setiap OPD melakukan pembelian sendiri ke vendor masing-masing sehingga memicu perbedaan harga dan dinilai kurang efisien. Melalui sistem baru, seluruh kebutuhan dikonsolidasikan dalam satu mekanisme pengadaan.

Dari hasil penjajakan pasar, kebutuhan riil belanja kertas HVS di seluruh lini pemerintahan awalnya diperkirakan mencapai Rp2,8 miliar berdasarkan Standar Satuan Harga (SSH).

Penulis : Hamdan A.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonosobo Perkuat Ekonomi Lokal melalui Forum Investasi WIBF 2026
Paska Didemo Warga, Kades Marongsari Sapuran Siap Berhenti Jika Gagal Selesaikan Kewajiban
Rayakan Anniversary Pertama, Paguyuban Driver Pandowo Wonosobo Soroti Potongan Aplikator 20 Persen
Dataran Tinggi Dieng Membeku, Fenomena Embun Upas Muncul dengan Suhu Minus 1 Derajat Celsius
Viral! Warga Wonosobo Protes Ambulans Desa Dipakai Pribadi Kades, Terungkap Motor Dinas Digadaikan hingga Proyek Mandek
Miris! Anak di Bawah Umur Jadi Otak Pencurian di 8 TKP di Wonosobo, Ditangkap Bersama Rekannya
Baru Keluar dari Nusakambangan, Residivis Narkoba di Wonosobo Ditangkap Lagi karena Edarkan Sabu
Pura-pura Minta Tolong di Jalan Sepi, Kakek Pelaku Begal Payudara Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:53 WIB

Wonosobo Perkuat Ekonomi Lokal melalui Forum Investasi WIBF 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:35 WIB

Paska Didemo Warga, Kades Marongsari Sapuran Siap Berhenti Jika Gagal Selesaikan Kewajiban

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:24 WIB

Rayakan Anniversary Pertama, Paguyuban Driver Pandowo Wonosobo Soroti Potongan Aplikator 20 Persen

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:56 WIB

Dataran Tinggi Dieng Membeku, Fenomena Embun Upas Muncul dengan Suhu Minus 1 Derajat Celsius

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemkab Wonosobo Ubah Sistem Pengadaan Satu Pintu, Belanja Kertas Berhasil Dihemat Rp700 Juta

Berita Terbaru