12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Pemkab Wonosobo Ubah Sistem Pengadaan Satu Pintu, Belanja Kertas Berhasil Dihemat Rp700 Juta

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kontrak payung dua tahunan bersama belasan vendor di Ruang Mangoen Kusumo Setda Wonosobo.

i

Penandatanganan kontrak payung dua tahunan bersama belasan vendor di Ruang Mangoen Kusumo Setda Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi mengubah sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) menjadi satu pintu dengan skema kontrak payung dua tahun anggaran. Kebijakan baru ini diklaim mampu memangkas belanja daerah hingga ratusan juta rupiah.

Langkah efisiensi tersebut diawali dari pengadaan kertas HVS untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Wonosobo.

Skema baru itu mulai berjalan setelah penandatanganan kontrak payung dua tahunan bersama belasan vendor di Ruang Mangoen Kusumo Setda Wonosobo, Senin, 8 Juni 2026.

Baca Juga:  Siap Amankan Nataru, Polres Wonosobo Pastikan Anggota Bebas Pelanggaran dan Narkoba

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan kebijakan tersebut menjadi strategi konkret pemda dalam merespons arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tata kelola anggaran.

“Sekarang kita jadikan satu pintu. Semua OPD, puskesmas hingga kelurahan wajib membeli dengan satu harga yang sama,” kata Andang.

Baca Juga:  Pencurian di SDN 1 Bumitirto Terungkap, Pelaku Berhasil Diringkus

Selama ini, setiap OPD melakukan pembelian sendiri ke vendor masing-masing sehingga memicu perbedaan harga dan dinilai kurang efisien. Melalui sistem baru, seluruh kebutuhan dikonsolidasikan dalam satu mekanisme pengadaan.

Dari hasil penjajakan pasar, kebutuhan riil belanja kertas HVS di seluruh lini pemerintahan awalnya diperkirakan mencapai Rp2,8 miliar berdasarkan Standar Satuan Harga (SSH).

Penulis : Hamdan A.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru