Kondisi tersebut sempat membuat pelaku usaha mengurangi volume produksi. Penyesuaian dilakukan untuk menekan biaya di tengah harga bahan yang terus bergerak.
Namun, seiring waktu, produksi mulai kembali berjalan normal setelah pelaku usaha menyesuaikan berbagai aspek usaha.
“Sekarang pelan-pelan sudah mulai berjalan seperti biasa lagi,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, kenaikan biaya produksi juga berdampak pada harga jual produk di pasaran. Penyesuaian ini dilakukan agar usaha tetap bertahan.
“Awal-awal pembeli memang kaget, tapi mau tidak mau harus menyesuaikan. Sekarang semua bahan mahal,” jelas Elis.
Meski sempat mendapat respons dari konsumen, pelaku usaha berharap kondisi ini dapat dipahami sebagai bagian dari dinamika harga bahan baku.
“Kalau keberatan pasti ada di awal, tapi lama-lama biasanya akan terbiasa. Yang penting kita mengikuti kondisi yang ada,” katanya.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











