Hingga Pelosok Desa, Pemkab Wonosobo Awasi Ketat Tiang Fiber Optic

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Wonosobo melakukan penertiban tiang fiber optic (FO) ilegal beberapa waktu lalu.

i

Pemerintah Kabupaten Wonosobo melakukan penertiban tiang fiber optic (FO) ilegal beberapa waktu lalu.

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo memperketat pengawasan pemasangan tiang fiber optic (FO) hingga ke pelosok desa. Langkah ini dilakukan untuk menertibkan tiang yang berdiri di ruang publik tanpa pengelolaan yang tertata.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, menyebut upaya ini dilakukan bersamaan dengan pengawasan perizinan, baik di kawasan perkotaan maupun desa. Pemkab menegaskan tidak ada perbedaan perlakuan dalam aturan pemasangan tiang FO.

Baca Juga:  Wonosobo Absen Konser Akhir Tahun, Alun-alun Diisi Shalawatan Gus Ali Gondrong

“Yang di desa-desa sama, harus izin. Kalau menggunakan tanah Pemda itu kan kenanya dua. Satu, perizinan dia mendirikan bangunan. Kedua, dia menggunakan barangnya orang lain atau tanah warga berarti dia harus ada kerjasama dengan warga,” jelasnya, Selasa (6/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak penertiban dilakukan pada akhir 2025, penyedia jasa FO mulai merespons kebijakan tersebut. Sejumlah provider tercatat mulai mengurus kelengkapan administrasi.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Siagakan 300 Personel Amankan Malam Akhir Tahun 2025

Pemkab menilai langkah ini sebagai sinyal positif untuk membangun keteraturan pemasangan jaringan FO di ruang publik.

“Alhamdulillah teman-teman sudah mulai mengurus perizinan, masih berproses, kemudian juga ada yang sedang membayar dan sebagainya,” ungkapnya.

Selain penegakan aturan, Pemkab juga menyiapkan skema jangka panjang untuk mengendalikan jumlah tiang FO. Salah satunya dengan membuka peluang keterlibatan investor.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru