WONOSOBO, DiengPost.com – Mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Berbagai layanan publik di Wonosobo disediakan untuk memastikan aktivitas mudik dan arus balik berjalan aman serta lancar.
Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21-22 Maret 2026 dengan rangkaian cuti bersama pada 20, 23, dan 24 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pergerakan masyarakat secara signifikan, baik pemudik yang melintas maupun yang pulang ke Kabupaten Wonosobo.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Wonosobo, Mohamad Kristijadi, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan bersama TNI, Polri, dan instansi terkait untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik,” kata Mohamad Kristijadi, Jum’at (6/3/3026).
Persiapan berbagai layanan publik di Wonosobo tersebut meliputi penguatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada jalur utama yang melintasi wilayah Wonosobo. Pemerintah daerah juga menyiapkan posko pelayanan serta posko kesehatan di sejumlah titik strategis.
Pemeriksaan Kelayakan Angkutan Umum
Selain itu, pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum juga dilakukan di terminal untuk memastikan keamanan perjalanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
“Persiapan tersebut meliputi penguatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada jalur utama yang melintasi Wonosobo, penyiapan posko pelayanan dan posko kesehatan, serta pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum di terminal,” ujar Kristijadi.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















