Di lokasi tersebut korban diduga mengalami sejumlah tindakan perundungan. Mulai dari dimaki-maki, dipaksa memakan pisang bekas gigitan pelaku, hingga didorong sampai jatuh.
“Informasi yang kami terima, anak itu dimaki-maki, lalu diberi pisang bekas makan dan dipaksa memakannya. Setelah itu juga didorong sampai jatuh,” kata Alfiyah.
Selain itu, seorang pelajar lain yang datang menggunakan sepeda motor disebut sempat melindas kaki korban sebelum akhirnya para pelajar tersebut membubarkan diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengetahui adanya peristiwa tersebut, pihak Kecamatan Kejajar langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk membahas langkah penanganan.
Camat Kejajar, Chaerul Anam, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan kepala sekolah SMP di wilayah Kejajar, Korwil Pendidikan, KUA, serta PGRI untuk membahas langkah bersama.
“Tadi pagi saya kumpulkan semua kepala SMP, Korwil Pendidikan, KUA, dan PGRI di sini. Kami mencoba mengondisikan supaya persoalan ini bisa ditangani bersama,” kata Chaerul Anam.
Pemerintah Kecamatan Menyiapkan Pencegahan Bullying
Selain langkah penanganan awal, pemerintah kecamatan juga menyiapkan upaya pencegahan agar kasus perundungan pelajar tidak kembali terjadi.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















