Operasi Pasar di Berbagai Titik, Dinkes Wonosobo Temukan Puluhan Pangan Berbahaya

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Kesehatan menguji sampel makanan yang diambil di berbagai pasar di Wonosobo.

i

Petugas Dinas Kesehatan menguji sampel makanan yang diambil di berbagai pasar di Wonosobo.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 58 sampel positif mengandung bahan berbahaya sesuai empat indikator tersebut. Temuan ini menegaskan masih adanya pelanggaran dalam peredaran pangan.

“Empat indikator tersebut masih kami temukan hingga saat ini,” kata Widi.

Dinkes mencatat, jenis pangan yang mengandung bahan berbahaya cenderung tidak berubah setiap tahun. Produk tertentu masih mendominasi hasil temuan di lapangan.

Produk yang paling sering ditemukan mengandung formalin antara lain ikan teri asin, cumi asin, serta garam atau uyah bleng yang masih dijual di pasar tradisional.

“Yang paling sering kami jumpai adalah makanan yang mengandung formalin, seperti ikan teri asin dan cumi asin,” jelas Widi.

Baca Juga:  HMPI 2025 di Sikunang, Demplot 3,4 Hektare Jadi Laboratorium Konservasi Wonosobo

Untuk produk berbahaya yang ditemukan, petugas langsung melakukan pengamanan dan penarikan dari peredaran. Pedagang juga diminta membuat surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani bersama pihak kepolisian agar tidak kembali menjual produk tersebut.

Dinkes Wonosobo mengimbau masyarakat agar lebih cermat memilih makanan dengan menghindari produk berwarna mencolok dan tidak wajar.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru