HMPI 2025 di Sikunang, Demplot 3,4 Hektare Jadi Laboratorium Konservasi Wonosobo

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025 digelar di GOR Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (27/11/2025).

i

Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025 digelar di GOR Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (27/11/2025).

WONOSOBO – Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025 digelar di GOR Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan konservasi dan perlindungan sumber daya alam di kawasan dataran tinggi.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menempatkan kegiatan menanam sebagai agenda berkelanjutan, sekaligus upaya mengembalikan fungsi ekologis daerah atas. Peringatan HMPI tahun ini juga dipusatkan di Sikunang karena desa tersebut menjadi lokasi demplot pertanian konservasi yang sedang dikembangkan.

“Ayo kita menanam, karena dari tanaman itu menjadi sumber kehidupan dan sumber ekonomi menjadi kuat,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo, Endang Lisdiyaningsih.

Demplot pertanian konservasi seluas 3,4 hektare yang diberi nama Tuk Bimolukar menjadi salah satu fokus kegiatan. Kawasan itu difungsikan sebagai ruang edukasi dan analisis terkait pengelolaan lahan rentan, dengan harapan praktik-praktik konservasi dapat direplikasi di wilayah lain.

Menurut Endang, kebijakan Bupati Wonosobo menempatkan demplot tersebut sebagai model pengelolaan lahan kritis. Keberhasilan di Tuk Bimolukar diharapkan mampu menekan laju kerusakan lingkungan, menjaga keberlanjutan air, dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Pengamanan Jalur Dieng Diperketat, Wisatawan Diimbau Tertib dan Tak Gunakan Petasan

“Keberhasilan di demplot ini kita harap menjadi percontohan untuk diikuti sehingga daerah atas lahan kritisnya berkurang. Kemudian air terus mengalir, kegiatan usaha terus berjalan dan Wonosobo makmur selalu,” ujarnya.

Selain menanam pohon, rangkaian HMPI juga disertai rencana pelaksanaan maraton konservasi yang digagas Perhutani bersama sejumlah komunitas base camp. Program tersebut menargetkan kawasan dengan ketinggian seribu meter ke atas sebagai ruang gerak utama.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru