12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

HMPI 2025 di Sikunang, Demplot 3,4 Hektare Jadi Laboratorium Konservasi Wonosobo

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025 digelar di GOR Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (27/11/2025).

i

Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025 digelar di GOR Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (27/11/2025).

WONOSOBO – Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025 digelar di GOR Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan konservasi dan perlindungan sumber daya alam di kawasan dataran tinggi.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menempatkan kegiatan menanam sebagai agenda berkelanjutan, sekaligus upaya mengembalikan fungsi ekologis daerah atas. Peringatan HMPI tahun ini juga dipusatkan di Sikunang karena desa tersebut menjadi lokasi demplot pertanian konservasi yang sedang dikembangkan.

“Ayo kita menanam, karena dari tanaman itu menjadi sumber kehidupan dan sumber ekonomi menjadi kuat,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo, Endang Lisdiyaningsih.

Baca Juga:  Kaliwiro Masuk Zona Bahaya, Tanah Gerak Makin Meluas

Demplot pertanian konservasi seluas 3,4 hektare yang diberi nama Tuk Bimolukar menjadi salah satu fokus kegiatan. Kawasan itu difungsikan sebagai ruang edukasi dan analisis terkait pengelolaan lahan rentan, dengan harapan praktik-praktik konservasi dapat direplikasi di wilayah lain.

Menurut Endang, kebijakan Bupati Wonosobo menempatkan demplot tersebut sebagai model pengelolaan lahan kritis. Keberhasilan di Tuk Bimolukar diharapkan mampu menekan laju kerusakan lingkungan, menjaga keberlanjutan air, dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Truk Tronton Rem Blong Hantam Bangunan di Kertek, Lima Orang Luka-luka

“Keberhasilan di demplot ini kita harap menjadi percontohan untuk diikuti sehingga daerah atas lahan kritisnya berkurang. Kemudian air terus mengalir, kegiatan usaha terus berjalan dan Wonosobo makmur selalu,” ujarnya.

Selain menanam pohon, rangkaian HMPI juga disertai rencana pelaksanaan maraton konservasi yang digagas Perhutani bersama sejumlah komunitas base camp. Program tersebut menargetkan kawasan dengan ketinggian seribu meter ke atas sebagai ruang gerak utama.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru