Dinkes Wonosobo Terapkan Standar Ketat Keamanan Pangan Program MBG

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonosobo, Jaelan Sulat.

i

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonosobo, Jaelan Sulat.

WONOSOBO, DiengPost.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo menerapkan standar ketat keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini bertujuan menekan risiko gangguan kesehatan pada penerima manfaat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonosobo, Jaelan Sulat menyebut, sejak awal 2025, Dinas Kesehatan berkomitmen mendukung MBG sebagai program prioritas nasional. Komitmen tersebut dijalankan meski dukungan anggaran daerah terbatas dan penganggaran dari pusat datang terlambat.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Konsumsi saat Ramadhan, PDAM Wonosobo Siapkan Mata Air Cadangan

“Kami sejak awal memahami MBG sebagai program prioritas nasional meskipun penganggaran dari pusat belum tersedia secara penuh,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wonosobo ditetapkan sebagai lokasi percontohan sejak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pertama kali beroperasi. Penetapan ini mendorong penerapan standar pengawasan yang lebih ketat.

Dalam tahap persiapan, Dinas Kesehatan mewajibkan uji organoleptik satu porsi makanan setiap hari sebelum distribusi. Kewajiban tersebut sempat mendapat keberatan dari mitra penyedia.

Baca Juga:  Jelang Operasi Lilin Candi 2025, Ramp Check Bus di Wonosobo Temukan Kendaraan Tak Layak Jalan

“Semakin panjang rentang waktu antara pengolahan dan distribusi, semakin tinggi risiko kerusakan pangan dan kontaminasi bakteri,” ujar Jaelan.

Selain uji organoleptik, setiap SPPG wajib memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Proses tersebut mencakup inspeksi sanitasi, pemeriksaan air dan makanan.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru