WONOSOBO, DiengPost.com – Menghadapi bulan suci Ramadan 1447 H, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wonosobo memastikan kesiapan penuh dalam menjaga pasokan air bersih bagi seluruh pelanggan. Antisipasi dilakukan menyusul potensi lonjakan konsumsi air selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Wonosobo, Fahrudin Azis, menyampaikan bahwa kebutuhan air masyarakat biasanya meningkat signifikan selama Ramadan, seiring bertambahnya aktivitas rumah tangga dan arus mudik dari luar daerah.
“Pengalaman kami, selama Ramadan hingga Lebaran, pemakaian air bisa naik 30 hingga 50 persen dari kondisi normal,” ujar Fahrudin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, PDAM Wonosobo melayani sekitar 113 ribu sambungan rumah (SR) yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten. Untuk menjaga stabilitas layanan, PDAM telah menyiapkan sejumlah mata air cadangan yang siap dioperasikan jika terjadi lonjakan konsumsi.
“Kami punya beberapa mata air cadangan yang selama ini tidak digunakan. Tapi saat terjadi lonjakan ekstrem atau kondisi darurat, sumber-sumber ini siap kami aktifkan,” jelasnya.
Selain itu, PDAM juga menyiagakan pompa utama dari Mangkli sebagai suplai tambahan, khususnya untuk menopang distribusi air ke wilayah Kota Wonosobo.
“Pompa Mangkli akan kami operasikan dalam kondisi mendesak untuk menjaga tekanan dan kontinuitas distribusi air,” tambah Fahrudin.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















