Seno menegaskan, capaian penyerapan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi penyaluran pupuk subsidi tahun 2026.
“Harapan kami, penyaluran pupuk subsidi ke depan bisa berjalan aman, lancar, dan kondusif,” katanya.
Pada 2025, alokasi pupuk subsidi di Wonosobo meliputi NPK sebesar 12.100 ton dan urea sekitar 11.000 ton, dengan realisasi urea mendekati 10.000 ton hingga Desember.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk tahun 2026, pemerintah menetapkan alokasi pupuk subsidi bagi Wonosobo sebesar sekitar 9.500 ton urea dan 12.100 ton NPK.
Perwakilan Pupuk Indonesia AE Kabupaten Wonosobo, Subarkah, menyatakan kesiapan penyaluran pupuk subsidi seiring penandatanganan SPJB tersebut.
“Kami siap dari sisi stok dan penataan kios penyalur atau PPTS,” ujar Subarkah.
Pupuk Indonesia menyiapkan gudang penyangga di Selomerto berkapasitas 4.000 ton dan di Sapuran berkapasitas 5.000 ton guna menjaga kelancaran distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Wonosobo.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















