UMK Wonosobo 2026 Diproyeksikan Naik 6,3 Persen, Disnaker Soroti Pemenuhan Hak Pekerja

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Fanny Mukorobin.

i

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Fanny Mukorobin.

WONOSOBO – Besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Wonosobo tahun 2026 mulai menemukan titik terang. Hasil pembahasan awal Dewan Pengupahan Kabupaten memproyeksikan UMK tahun depan berada di kisaran Rp2,4 juta, Kamis (18/12/2025).

Angka tersebut dihitung dari formula pengupahan nasional yang mengacu pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kenaikan UMK 2026 diperkirakan mencapai sekitar 6,3 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Fanny Mukorobin, menjelaskan penetapan UMK menggunakan rumus inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi yang dikalikan nilai alfa.

Nilai alfa sendiri dibahas dalam rapat Dewan Pengupahan dengan rentang 0,5 hingga 0,9. Dari diskusi sementara, nilai yang berpotensi disepakati berada pada kisaran 0,7 hingga 0,8.

Dengan inflasi Wonosobo sekitar 2,4 persen dan pertumbuhan ekonomi sekitar 4,1 persen, hasil simulasi menunjukkan UMK 2026 berada di kisaran Rp2,419 juta hingga Rp2,467 juta.

Baca Juga:  Hujan Lebat, Kantor Kecamatan Mojotengah Diterjang Banjir

“UMK tahun lalu sekitar Rp2,2 juta. Jika menggunakan rumus tersebut, maka kenaikannya sekitar 6,3 persen, sehingga UMK 2026 diperkirakan berada di angka Rp2,4 juta,” ujar Fanny.

Ia menegaskan, kebijakan pengupahan merupakan aturan nasional yang wajib dijalankan oleh seluruh pemerintah daerah, termasuk Wonosobo.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru