Hujan Lebat, Kantor Kecamatan Mojotengah Diterjang Banjir

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kecamatan Mojotengah terendam banjir.

i

Kantor Kecamatan Mojotengah terendam banjir.

WONOSOBO – Hujan deras yang turun di wilayah Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 11.55 WIB membuat selokan di Jalan Kyai Hasyim Asy’ari meluap.

Debit air yang meningkat tiba-tiba membuat selokan tidak mampu menampung aliran, sehingga air mengarah ke halaman kantor kecamatan dan puskesmas Mojotengah masuk ke sejumlah ruangan.

Plt. Camat Mojotengah, Eko Widi Nugroho menyebyt di Puskesmas Mojotengah, air merendam ruangan KIA dan KB yang berada di bagian paling bawah. Ketinggian air dilaporkan mencapai 40-50 sentimeter. Sementara di Kantor Kecamatan Mojotengah, genangan hanya terjadi di ruangan PKH dan pendamping desa dengan ketinggian sekitar 10-20 sentimeter.

“Tadi sekitar jam 11.55 hujan besar itu mengakibatkan luapan air dari selokan Jalan Kyai Hasyim Asy’ari itu tidak kuat menampung air. Akhirnya masuk ke halaman kecamatan, terus menerjang ruangan-ruangan yang ada di Puskesmas dan kantor kecamatan mojotengah,” ujar Eko.

Ia menhebut petugas yang berjaga di kantor sebelumnya telah menutup pintu dan jendela ruangan KIA untuk mencegah air masuk lebih deras, namun tekanan air tetap membuat genangan tidak terhindarkan.

“Kalau yang di Puskesmas itu lumayan, sekitar 40-50 cm. Karena air masuk ke ruangan yang kebetulan ruangan KIA itu paling bawah. Jadi ruangan KIA dan ruangan KB yang terdampak. Tadi pintu dan jendela itu ditutup karena ketika dibuka, air masuk semua bisa lebih dari setengah sampai satu meter. Akhirnya kita tutup untuk menghindari luapan air yang besar, tetapi tetap saja air masuk,” ujarnya.

Baca Juga:  Serapan Pupuk Subsidi Wonosobo 2025 Capai 91 Persen, Distribusi 2026 Disiapkan

Menurutnya, genangan di kantor kecamatan tidak terlalu tinggi dan hanya terbatas di dua ruangan. Kondisi tersebut cepat ditangani secara internal karena ruangan lain sudah tertutup sehingga air tidak masuk lebih jauh.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru