WONOSOBO – Serapan pupuk subsidi di Kabupaten Wonosobo sepanjang 2025 tercatat mencapai 91 persen. Kondisi ini menjadi salah satu dasar kesiapan distribusi pupuk subsidi untuk tahun 2026.
Hal itu mengemuka dalam penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) Pupuk Bersubsidi antara Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dan Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS), di Dewani View Resto, Selasa (30/12/2025).
Ketua Paguyuban PUD Pupuk Subsidi Wonosobo, Seno Bayu Aji, mengatakan penyerapan pupuk 2025 menunjukkan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penyerapan pupuk subsidi di tahun 2025 tergolong cukup baik dan secara keseluruhan telah melampaui target untuk Kabupaten Wonosobo,” kata Seno.
Pada 2025, alokasi pupuk NPK di Wonosobo sebesar 12.100 ton dan urea sekitar 11.000 ton. Hingga Desember 2025, serapan urea hampir menyentuh 10.000 ton, sementara NPK terserap lebih tinggi.
Tingginya serapan tersebut disebut sejalan dengan aktivitas tanam petani yang berjalan optimal. PUD menilai pupuk benar-benar dimanfaatkan oleh petani yang berhak dan terdaftar dalam sistem.
Seno menyebut capaian serapan ini turut mendukung program ketahanan pangan nasional.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















