Kaliwiro Masuk Zona Bahaya, Tanah Gerak Makin Meluas

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Wonosobo bersama RPB SAR Kaliwiro mendatangi Kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung, Selasa (9/12/2025).

i

BPBD Wonosobo bersama RPB SAR Kaliwiro mendatangi Kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung, Selasa (9/12/2025).

WONOSOBO – Ancaman tanah gerak di Kecamatan Kaliwiro semakin meluas. BPBD Wonosobo bersama RPB SAR Kaliwiro mendatangi Kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung, Selasa (9/12/2025), untuk meminta evaluasi terbaru terkait pergerakan tanah yang semakin membahayakan.

Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Sumekto Hendra Kustanto, menyebut tim membawa laporan kaji cepat yang menunjukkan pergeseran tanah semakin melebar dan merusak permukiman, fasilitas umum, hingga infrastruktur.

Baca Juga:  Truk Tronton Rem Blong di Kertek, Evakuasi Berlangsung Lebih dari Enam Jam

“Hal ini dilakukan untuk merespon kejadian tanah gerak beberapa waktu lalu yang semakin meluas dan merusak permukiman, fasilitas umum, dan infrastruktur di wilayah terdampak,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PVMBG menyampaikan bahwa kawasan Kaliwiro kini berada pada zona potensi tanah gerak sedang hingga tinggi. Situasi ini dinilai membahayakan dan memerlukan penanganan cepat.

Baca Juga:  Rekomendasi 4 Pemandian Air Panas Wonosobo, Cocok untuk Liburan Sehat dan Healing

Perwakilan PVMBG menekankan urgensi mitigasi untuk mengurangi ancaman kerugian besar. Kajian lama tahun 2021 juga dinilai tak lagi relevan sehingga perlu pembaruan.

Dalam waktu dekat, PVMBG akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan lapangan.

“Menurut PVMBG langkah ini untuk dasar pembuatan rekomendasi langkah dan tindakan,” sambung Sumekto.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan
Diguyur Hujan 2 Jam, Sejumlah Titik di Wonosobo Terdampak Banjir
Terdakwa Kasus Pembunuhan Serda Rahman Divonis Seumur Hidup, Jaksa Nyatakan Pikir-Pikir
530 Ribu Wisatawan Kunjungi Wonosobo, Event Festival Mudik Jadi Penggerak dan Putar Uang Rp 4,2 M
WFH ASN Wonosobo Dikaji, Output Kerja Harian Ditekankan
Kasus Bullying Pelajar di Kejajar Diselesaikan Lewat Diversi, 7 ABH Dikembalikan ke Orang Tua

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 10:28 WIB

Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka

Rabu, 8 April 2026 - 07:29 WIB

Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor

Selasa, 7 April 2026 - 14:29 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Selasa, 7 April 2026 - 14:17 WIB

Diguyur Hujan 2 Jam, Sejumlah Titik di Wonosobo Terdampak Banjir

Selasa, 7 April 2026 - 14:16 WIB

Terdakwa Kasus Pembunuhan Serda Rahman Divonis Seumur Hidup, Jaksa Nyatakan Pikir-Pikir

Berita Terbaru