Kemenag Wonosobo Kebut Pembenahan Data Pesantren, Baru 195 Lembaga Tuntas EMIS

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

i

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

Selain itu, masih banyak pondok yang belum memiliki IMB maupun SLF karena bangunan didirikan secara swadaya tanpa perencanaan teknis. Kemenag, Pemda, dan PUPR kini melakukan pendataan menyeluruh untuk mendorong percepatan penerbitan SLF, terutama bagi pondok dengan luas bangunan di bawah 1.000 meter yang diusulkan untuk digratiskan proses uji kelayakannya. Panut menegaskan pentingnya pendataan sarpras tersebut.

Baca Juga:  Geger! King Kobra 3 Meter Masuk Rumah Warga Wonosobo

“Rata-rata pondok belum ber-IMB karena dibangun swadaya. Kami sedang mengajukan agar pondok dengan luas bangunan di bawah 1.000 meter bisa digratiskan uji kelayakannya,” katanya.

Kemenag juga mencatat masih adanya pesantren yang belum berizin, termasuk pondok lama yang sempat tidak aktif lalu muncul kembali. Semua lembaga tersebut akan divalidasi ulang melalui EMIS agar mendapatkan kepastian status dan arah pembinaan yang tepat. Panut menambahkan bahwa EMIS menjadi basis utama pemerintah dalam menetapkan kebijakan pendidikan Islam.

“Kalau datanya tidak muncul di EMIS, lembaga tidak bisa masuk dalam program kebijakan apa pun,” pungkas Panut.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru