Kemenag Wonosobo Kebut Pembenahan Data Pesantren, Baru 195 Lembaga Tuntas EMIS

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

i

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

WONOSOBO – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

Kegiatan ini difokuskan pada pemutakhiran data lembaga keagamaan mulai dari TPQ, Madrasah Diniyah, hingga pondok pesantren agar seluruh data pendidikan Islam di Wonosobo tersaji akurat melalui sistem EMIS.

Pelaksanaan verval ini juga diarahkan untuk memeriksa kembali keberadaan lembaga, memastikan status keaktifan, serta memetakan kondisi sarana prasarana. Kemenag menilai akurasi data menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan, terutama terkait bantuan, insentif guru, hingga pemenuhan standar kelembagaan.

Kepala Kantor Kemenag Wonosobo, Panut, menegaskan bahwa pendataan ini bertujuan memberikan gambaran jelas kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan berapa jumlah pondok, TPQ, dan Madin di Wonosobo serta bagaimana kondisi para ustaz-ustazah. Itu yang paling penting,” ujarnya.

Baca Juga:  Kejari Wonosobo Musnahkan Barang Bukti 29 Perkara di Penghujung 2025

Hasil evaluasi menunjukkan terdapat 227 pondok pesantren di Wonosobo, namun baru 195 yang datanya dinyatakan lengkap di EMIS. Kondisi ini sekaligus menandai masih lemahnya kemampuan administrasi digital di sebagian lembaga, sehingga Kemenag membentuk admin per kecamatan untuk percepatan validasi. Langkah ini diharapkan membantu lembaga yang belum memiliki tenaga IT.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru