12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Kemenag Wonosobo Kebut Pembenahan Data Pesantren, Baru 195 Lembaga Tuntas EMIS

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

i

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

WONOSOBO – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pesantren pada Rabu (26/11/2025) di Aroma Resto.

Kegiatan ini difokuskan pada pemutakhiran data lembaga keagamaan mulai dari TPQ, Madrasah Diniyah, hingga pondok pesantren agar seluruh data pendidikan Islam di Wonosobo tersaji akurat melalui sistem EMIS.

Pelaksanaan verval ini juga diarahkan untuk memeriksa kembali keberadaan lembaga, memastikan status keaktifan, serta memetakan kondisi sarana prasarana. Kemenag menilai akurasi data menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan, terutama terkait bantuan, insentif guru, hingga pemenuhan standar kelembagaan.

Baca Juga:  Geger! King Kobra 3 Meter Masuk Rumah Warga Wonosobo

Kepala Kantor Kemenag Wonosobo, Panut, menegaskan bahwa pendataan ini bertujuan memberikan gambaran jelas kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan berapa jumlah pondok, TPQ, dan Madin di Wonosobo serta bagaimana kondisi para ustaz-ustazah. Itu yang paling penting,” ujarnya.

Baca Juga:  Pencurian di SDN 1 Bumitirto Terungkap, Pelaku Berhasil Diringkus

Hasil evaluasi menunjukkan terdapat 227 pondok pesantren di Wonosobo, namun baru 195 yang datanya dinyatakan lengkap di EMIS. Kondisi ini sekaligus menandai masih lemahnya kemampuan administrasi digital di sebagian lembaga, sehingga Kemenag membentuk admin per kecamatan untuk percepatan validasi. Langkah ini diharapkan membantu lembaga yang belum memiliki tenaga IT.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru