WONOSOBO, DiengPost.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui sejumlah program prioritas yang dibahas dalam audiensi bersama Tim Asistensi Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Wonosobo.
Pembahasan menitikberatkan pada peningkatan keaktifan peserta BPJS Kesehatan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta rencana pembangunan rumah sakit baru.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Jaelan menjelaskan, bahwa seluruh program diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program tersebut meliputi Cek Kesehatan Gratis, penguatan layanan di 24 puskesmas, dukungan terhadap MBG, hingga pengembangan rumah sakit baru melalui rintisan di Puskesmas Selomerto I yang saat ini masih dalam tahap studi kelayakan.
Selama periode RPJMD 2025–2029, Dinas Kesehatan menetapkan lima program prioritas, yaitu Satu Desa Satu Integrasi Layanan Prima, pembangunan rumah sakit baru, Cek Kesehatan Gratis di seluruh puskesmas, dukungan terhadap Program MBG, serta perluasan jaminan kesehatan masyarakat.
Pada tahun 2025, Dinas Kesehatan mengelola anggaran sebesar Rp344,83 miliar dengan realisasi mencapai Rp333,93 miliar. Pendapatan sektor kesehatan juga dilaporkan melampaui target di berbagai unit pelayanan, termasuk puskesmas, RSUD, dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Di bidang jaminan kesehatan, hingga 1 Juni 2026 cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Wonosobo telah mencapai 926.628 jiwa atau 97,38 persen dari total penduduk. Namun, tingkat kepesertaan aktif masih berada di angka 70,77 persen sehingga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











