14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

JATUBU Salurkan 193 Ribu Bibit untuk Perkuat Reboisasi dan Mitigasi Bencana di Wonosobo

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatubu menyalurkan bibit pohon ke sejumlah wilayah di Wonosobo untuk mencegah bencana alam.

i

Jatubu menyalurkan bibit pohon ke sejumlah wilayah di Wonosobo untuk mencegah bencana alam.

WONOSOBO, DiengPost.com – Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU) memperkuat gerakan reboisasi dan mitigasi bencana dengan menyalurkan 193.000 bibit tanaman di berbagai kawasan hutan dan wilayah penyangga di Kabupaten Wonosobo.

Program ini dijalankan sebagai upaya pemulihan lahan kritis sekaligus penguatan fungsi resapan air guna menekan potensi longsor dan banjir di sejumlah kecamatan rawan bencana.

“Penghijauan tidak boleh asal tanam. Harus memperkuat ekosistem dan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat agar kelestarian bisa dijaga bersama,” ujar Ketua Yayasan Jagat Tunas Bumi, Mantep Abdul Ghoni, Jum’at (30/1/2026).

Baca Juga:  Laga Hidup-Mati PSIW di Kandang Slawi United, Laskar Kolodete Wajib Menang demi Lolos ke 16 Besar

Ratusan ribu bibit tersebut terdiri dari tanaman buah dan tanaman kehutanan. Untuk tanaman buah meliputi kopi, durian, alpukat, manggis, dan nangka.

Sementara tanaman kehutanan yang disalurkan antara lain puspa, damar, beringin, jenitri, kayu manis, serta gaharu yang disesuaikan dengan karakter wilayah dan kebutuhan ekologis.

Baca Juga:  Korban Tenggelam Waduk Wadaslintang Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

“Penanaman ini bukan sekadar kegiatan simbolik. Ini adalah pengingat bahwa kondisi Telaga Menjer sedang tidak baik-baik saja. Reboisasi harus berjalan seiring dengan penataan ruang dan pengawasan pembangunan agar kerusakan lingkungan tidak terus berulang,” tegasnya.

Program penanaman dilaksanakan dalam periode September 2025 hingga Februari 2026 dengan memanfaatkan musim hujan agar tingkat keberhasilan tanam lebih optimal.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru