“Komunitas Irjaki didirikan oleh Pak Budi Santoso pada akhir 2019. Komunitas ini kini punya lebih dari 250 anggota dari beragam latar belakang. Semua sudah usia sepuh, tapi tetap sehat, semangat, dan bahagia,” kata Anton.
Anton menambahkan bahwa tujuan utama paguyuban ini adalah menjaga kesehatan. Rutinitas jalan kaki dilakukan sejak pukul 07.30 hingga 09.00 WIB.
Setelah berjalan kaki, acara dilanjutkan dengan sesi bernyanyi bersama. Khusus hari Rabu, kegiatan dilengkapi dengan agenda senam pagi.
“Pak Budi pernah bilang, kami tidak mengejar apa-apa lagi. Yang kami butuhkan cuma ruang untuk merasa hidup,” tutur Anton.
Selain berolahraga, komunitas ini aktif menjalankan aksi sosial Jumat Berkah. Mereka membagikan makanan kepada masyarakat sekitar secara rutin.
Seluruh dana kegiatan murni berasal dari sedekah sukarela anggota. Komunitas ini sama sekali tidak menarik iuran wajib.
Selain di alun-alun, mereka kerap menggelar acara halalbihalal saat Lebaran. Bahkan, sebanyak 200 anggota sempat berwisata ke Gua Karangbolong Kebumen.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar







