12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

120 Kader PKB Wonosobo Ikuti PKPB, Abdullah Tekankan Kader Harus Bergerak di Masyarakat

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Abdullah saat membuka acara.

i

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Abdullah saat membuka acara.

WONOSOBO, DiengPost.com – Sebanyak 120 kader mengikuti Pelatihan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) yang digelar di Madin Al-Huda Penulih, Desa Suroyudan, Kecamatan Sukoharjo, Wonosobo, pada 8-9 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Anggota DPR RI Fraksi PKB, Abdullah, atas amanat DPP PKB dan bekerja sama dengan Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB. Pelatihan menjadi bagian dari penguatan kapasitas dan kaderisasi PKB di tingkat daerah.

“PKPB menjadi ruang pendidikan dan kaderisasi untuk membentuk kader yang memahami nilai perjuangan PKB, wawasan kebangsaan, tradisi NU, serta memiliki kemampuan kepemimpinan dan organisasi untuk menjalankan peran di tengah masyarakat,” kata Abdullah.

Baca Juga:  Jeep Wisata Tabrak Pemotor di Garung, Warga Pasang Banner Ancam Sopir Ugal-ugalan ‎

Para peserta mendapat berbagai materi, mulai dari kepemimpinan, wawasan kebangsaan, ke-NU-an, ke-PKB-an, organisasi, analisis sosial-politik, komunikasi, hingga penguatan peran kader. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam memahami persoalan dan bekerja bersama masyarakat.

Kader Didorong Jadi Penggerak Masyarakat

Selain pemahaman organisasi, pelatihan juga diarahkan untuk membentuk kader yang memiliki integritas, disiplin dan tanggung jawab. Peserta didorong agar mampu membaca persoalan masyarakat serta menjadi penggerak di lingkungan masing-masing.

“Kader tidak cukup hanya memahami organisasi. Mereka harus mampu membaca persoalan masyarakat, membangun komunikasi, bekerja secara kolektif, serta memiliki integritas dan tanggung jawab agar bisa menjadi penggerak di lingkungannya,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL). Penyusunan RTL menjadi bagian penting agar materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan setelah peserta kembali ke lingkungan masing-masing.

Penulis : Hamdan A.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru