“Pengendalian inflasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kami berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan sehingga perekonomian daerah semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Wonosobo tetap mewaspadai berbagai potensi yang dapat memicu kenaikan harga, terutama pada komoditas pangan strategis. Langkah antisipatif melalui pemantauan rutin dan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar inflasi di Wonosobo tetap terkendali.
BPS Provinsi Jawa Tengah mencatat inflasi tahunan Jawa Tengah pada Mei 2026 mencapai 2,85 persen. Sementara itu, Kabupaten Wonosobo mencatat inflasi sebesar 2,36 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,38, menjadikannya sebagai daerah dengan inflasi terendah di Jawa Tengah pada periode tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











