WONOSOBO, DiengPost.com – Peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo pada tahun 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan partisipasi dalam pembangunan daerah.
Memasuki usia lebih dari dua abad, Kabupaten Wonosobo diharapkan tidak hanya mampu menjaga warisan sejarah dan budaya, tetapi juga terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat mengatakan, bahwa menilai peringatan hari jadi daerah tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, momentum hari jadi harus menjadi ruang refleksi bersama untuk melihat kembali perjalanan panjang Kabupaten Wonosobo sekaligus menyusun langkah strategis menuju masa depan yang lebih baik.
“Usia ke-201 tahun menunjukkan bahwa Kabupaten Wonosobo memiliki sejarah yang panjang dan penuh dinamika. Ini bukan hanya tentang merayakan bertambahnya usia daerah, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengambil nilai dan pelajaran dari perjalanan tersebut untuk terus membangun Wonosobo yang lebih maju, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Fahmi.
Ia menjelaskan, sektor pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Pendidikan tidak hanya bertugas mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai kebangsaan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap daerah dan budaya lokal.
Menurut Fahmi, generasi muda perlu diperkenalkan secara lebih mendalam terhadap sejarah Kabupaten Wonosobo, mulai dari perjalanan pemerintahan, kekayaan budaya, hingga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











