Banner tersebut bahkan memuat ancaman bernada main hakim sendiri apabila masih ditemukan armada jeep yang membahayakan pengguna jalan lainnya.
Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartano, membenarkan adanya insiden kecelakaan tersebut. Namun, saat petugas Unit Laka Lantas mendatangi lokasi, kedua pihak yang terlibat sudah tidak berada di tempat kejadian dan tidak membuat laporan resmi.
“Iya betul, keterangan Unit Laka dan warga sekitar, korban cuma lecet dan sudah tidak ada di TKP. Mohon kabar kalau memang perlu ditangani oleh Unit Laka Lantas,” ujar AKP Seno, Sabtu (28/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait munculnya banner ancaman dari warga akibat maraknya keluhan terhadap perilaku pengemudi jeep wisata, AKP Seno memberikan tanggapan singkat.
“Ya, itu bagus membantu kami edukasi,” tulisnya saat dikonfirmasi.
Insiden ini kembali menyoroti persoalan keselamatan berkendara di jalur wisata Dieng, khususnya terkait operasional jeep wisata yang kerap melintasi jalan menurun dan kawasan permukiman padat penduduk.
Warga berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional dan pengawasan terhadap pengemudi jeep wisata agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak memicu konflik antara masyarakat dengan pelaku usaha wisata.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











