BPBD Petakan Jalur Rawan Bencana di Wonosobo, Ribuan Relawan Disiagakan Saat Mudik Lebaran

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto.

i

Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto.

WONOSOBO, DiengPost.com – BPBD Kabupaten Wonosobo memetakan sejumlah jalur rawan bencana di Wonosobo menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah pegunungan.

Selain pemetaan jalur, BPBD juga meningkatkan kesiapsiagaan personel. Ribuan relawan disiagakan untuk memperkuat penanganan jika terjadi bencana saat periode mudik.

Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto, mengatakan kondisi kebencanaan masih dipengaruhi musim hujan.

“Menjelang periode Lebaran, kondisi kebencanaan di Kabupaten Wonosobo masih dipengaruhi musim hujan. Curah hujan cukup tinggi berpotensi memicu tanah longsor, banjir lokal, dan angin kencang,” ujarnya, Jum’at (13/3/2026).

BPBD mencatat wilayah Wonosobo memiliki kerawanan bencana cukup tinggi. Hal ini karena sebagian besar wilayah berupa perbukitan dan lereng pegunungan.

Baca Juga:  JATUBU Salurkan 193 Ribu Bibit untuk Perkuat Reboisasi dan Mitigasi Bencana di Wonosobo

Hujan Berisko Tingkatkan Potensi Tanah Longsor

Ia menyebut, saat hujan turun dengan intensitas tinggi, risiko longsor meningkat. Selain itu juga ada potensi angin kencang dan pohon tumbang.

“Sebagai wilayah pegunungan, Wonosobo memiliki kerawanan terhadap tanah longsor, terutama saat curah hujan tinggi dan berlangsung lama,” katanya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru