BPJPH Temukan Banyak Produk Pangan Belum Bersertifikat Halal Masih Beredar di Wonosobo

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Tengah mengawasi sertifikasi halal di Pasar Induk Wonosobo, Selasa (3/3/2026).

i

Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Tengah mengawasi sertifikasi halal di Pasar Induk Wonosobo, Selasa (3/3/2026).

WONOSOBO, DiengPost.com – Tenggat kewajiban sertifikasi halal nasional kian dekat. Namun di sejumlah pasar di Kabupaten Wonosobo, makanan dan minuman tanpa sertifikat halal resmi masih beredar.

Temuan tersebut muncul dalam pengawasan Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Tengah di Pasar Induk Wonosobo, Selasa (3/3/2026).

Sebagian besar produk yang belum bersertifikat diketahui sudah memiliki izin usaha seperti PIRT dan NIB.

Pengawas Jaminan Produk Halal BPJPH Jawa Tengah, Hasti Umbul Panggudi, menegaskan bahwa batas akhir kewajiban sertifikasi tidak bisa ditawar.

“Per 18 Oktober 2026 semua makanan yang beredar di Indonesia sudah harus memiliki sertifikat halal,” ujarnya.

Pelaku Usaha Makanan dan Minuman Wajin Miliki Sertifikasi Halal

Kewajiban sertifikasi halal berlaku untuk seluruh pelaku usaha makanan dan minuman. Aturan tersebut mencakup pedagang pasar, pelaku UMKM, hingga industri skala besar.

Baca Juga:  Siap Salurkan Pupuk 2026, PUD Wonosobo Teken SPJB dengan PPTS

Hasil pengawasan menunjukkan, temuan paling banyak berasal dari sektor makanan dan minuman. Produk-produk tersebut dinilai belum memenuhi ketentuan kehalalan meski sudah berizin.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran
Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren
Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi
Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer
Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing
AKBP Ricky Pripurna Atmaja Resmi Jabat Kapolres Wonosobo
Buntut Pengeroyokan Konser Dangdut di Garung, Empat Pelaku Jadi Tersangka
Mahasiswa 15 Negara Ikuti Tanam 1.000 Pohon Kopi di Lereng Gunung Kembang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Berita Terbaru

Polisi mendatangi TKP buruh ojek kayu berinisial DS (30) yang tewas setelah jatuh ke tebing di Desa Bener, Kepil, Wonosobo.

Wonosobo

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Senin, 3 Agu 2026 - 07:14 WIB