WONOSOBO, DiengPost.com – Sebanyak 1.000 bibit pohon kopi ditanam di lereng Gunung Kembang, tepatnya di Desa Keseneng, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan bertajuk ‘Wonosobo Green Action’ ini menjadi upaya nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat melalui komoditas kopi.
Aksi penghijauan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Jagat Tunas Bumi bekerja sama dengan Gerakan Mantap Pilih Prabowo, komunitas driver online Wonosobo, serta melibatkan puluhan mahasiswa peserta program Summer Camp yang berasal dari 15 negara.
Pemilihan tanaman kopi bukan tanpa alasan. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi petani, kopi juga dinilai mampu mendukung fungsi konservasi lahan, khususnya di kawasan pegunungan yang mulai mengalami tekanan akibat perubahan tata guna lahan.
Panitia Wonosobo Green Action, Ginanjar Anggit Prasetyo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lereng Gunung Kembang yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami alih fungsi lahan dari kawasan berhutan menjadi lahan pertanian musiman.
”Penanaman pohon kopi menjadi salah satu solusi karena tanaman ini memiliki akar yang kuat sehingga mampu membantu menjaga struktur tanah, mengurangi risiko erosi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, konservasi lingkungan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, tanaman yang dipilih bukan hanya berfungsi menjaga kelestarian alam, tetapi juga memiliki nilai jual yang dapat meningkatkan pendapatan petani di masa mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Anang Bayu
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











