WONOSOBO, DiengPost.com – Wakil Ketua DPRD Wonosobo, Mugi Sugeng, menanggapi aksi warga terkait kerusakan jalan Kalibeber-Deroduwur yang berlangsung pada Sabtu (28/2/2026). Ia menyebut, perbaikan ruas jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan sejak tahun 2024.
Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan. Mugi menjelaskan, usulan pendanaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) ke pemerintah pusat senilai sekitar Rp8 miliar terdampak kebijakan efisiensi anggaran, sehingga alokasi yang diajukan tidak dapat terealisasi.
“Sungguhnya itu sudah kita rencanakan mulai perencanaan tahun 2024. Tapi karena dulu kita mengajukan ke pusat kaitan DAK sejumlah kurang lebih 8 miliar dan terkena efisiensi hingga anggarannya hilang ke-delete,” ujar Mugi Sugeng, Senin (2/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aspirasi Masyarakat Menjadi Perhatian DPRD
Meski perbaikan belum terlaksana, Mugi menegaskan aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian DPRD. Ia menilai aksi warga merupakan bentuk penyampaian hak atas pembangunan dan keadilan infrastruktur.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat segera merespons kondisi di lapangan. Pasalnya, kerusakan jalan tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Untuk masyarakat Deroduwur, terima kasih. Apa pun itu adalah hak-hak kita untuk menuntut pembangunan, untuk keadilan. Mudah-mudahan ini masyarakat, pemerintah daerah segera mencari solusi,” katanya.
Mugi menambahkan, pengaspalan total belum memungkinkan dilakukan pada tahun anggaran berjalan. Seluruh anggaran pembangunan telah berjalan, sehingga perbaikan menyeluruh belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















