Cuaca Ekstrem Terjang Wonosobo, Akibatkan Satu Korban Meninggal Dunia

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga bergotong royong membersihkan material tanah longsor.

i

Warga bergotong royong membersihkan material tanah longsor.

WONOSOBO, DiengPost.com – Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Wonosobo, Sabtu (7/2/2026). Kondisi tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat tanah longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo mencatat sejumlah kejadian bencana dalam rentang waktu pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih empat jam.

Baca Juga:  Kemenag Wonosobo Kebut Pembenahan Data Pesantren, Baru 195 Lembaga Tuntas EMIS

“Selama kurang lebih empat jam, wilayah Wonosobo diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” kata RPB SAR BPBD Wonosobo, Sabarno, Sabtu (7/2/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kecamatan Leksono, tanah longsor terjadi di Dusun Srandil, Desa Besani. Longsoran tanah menimpa satu unit rumah warga.

Baca Juga:  Curi Motor di Kertek, Residivis Asal Purbalingga Diringkus Warga

Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka ringan dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

“Di Dusun Srandil, Desa Besani, longsor menimpa satu rumah dan mengakibatkan satu orang luka ringan,” ujar Sabarno.

Masih di Kecamatan Leksono, tanah longsor kembali terjadi di Desa Wonokasian. Material longsor menimpa rumah warga.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru