Diduga Pamit Mancing, Pemuda Ditemukan Tewas Tenggelam di Telaga Menjer

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Garung saat mengevakuasi korban yang diduga tenggelam di Telaga Menjer.

i

Petugas Polsek Garung saat mengevakuasi korban yang diduga tenggelam di Telaga Menjer.

WONOSOBO, DiengPost.com — Seorang pemuda berinisial DP (20), warga Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, ditemukan meninggal dunia di perairan Telaga Menjer, Sabtu pagi (7/2/2026). Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sisi timur telaga sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Garung AKP Nur Wahyu Wibowo, S.H., menjelaskan bahwa laporan penemuan mayat diterima pihak kepolisian sekitar pukul 09.10 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Garung bersama Piket SPKT Polres Wonosobo langsung menuju lokasi kejadian.

Baca Juga:  PMII Wonosobo Turun ke Jalan, Gaungkan Gerakan ‘Rakyat Bantu Rakyat’ untuk Korban Bencana Alam

“Begitu menerima informasi dari perangkat desa, petugas segera bergerak ke TKP untuk melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi. Proses evakuasi melibatkan Basarnas Wonosobo, BPBD Kabupaten Wonosobo, aparat kecamatan, perangkat desa, serta warga setempat,” ujar AKP Bowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pemeriksaan awal tim medis Puskesmas 1 Garung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Diagnosa sementara korban meninggal dunia akibat tenggelam disertai hipotermia,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Amankan Pertandingan Liga 4 PSIW vs Persitema

Sebelumnya, korban diduga berpamitan kepada temannya pada Selasa malam (3/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB untuk memancing di Telaga Menjer. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung pulang. Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian di sekitar telaga, namun belum membuahkan hasil.

Korban akhirnya ditemukan empat hari kemudian dalam kondisi meninggal dunia. Kepala desa setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru